Kamis, 16 Februari 2012 11:18 wib
Kevin-Prince Boateng mencetak gol spektakuler ke gawang Wojciech Szczesny/Reuters
Gol-gol kemenangan Milan dicetak oleh Kevin-Prince Boateng (15’), dua gol Robinho (38’ dan 49’), serta penalti Zlatan Ibrahimovic (79’). Secara khusus Galliani memuji gol pertama Rossoneri yang dicetak Kevin-Prince Boateng dengan menyebutnya sebagai gol yang hebat.
“Boateng selalu mencetak gol yang hebat. Dia pantas mendapat nilai 8, mengagumkan. Saya bisa melihat bahwa ruang ganti penuh dengan pemain yang telah fit atau kembali menuju fit. Kami harap Cassano juga bisa kembali secepatnya,” kata Galliani seperti dikutip dari situs resmi Milan, Kamis (16/2/2012).
Galliani menilai permainan sempurna Il Diavolo mengingatkannya kepada permainan Milan saat menyingkirkan Manchester United pada semifinal Liga Champions 2007. Ketika itu Rossoneri unggul aggregat 5-3 setelah mencukur United 3-0 di leg kedua di San Siro lewat gol-gol Kaka, Clarence Seedorf, dan Alberto Gilardino.
“Malam ini mengingatkan saya kepada permainan sempurna melawan Manchester United pada 2007. Hingga besok, saya takkan berpikir soal yang lain. Ada laga hebat yang diluncurkan pemain kami dan ini tidak pernah terjadi selama 5 tahun,” aku Galliani.
Alasan kenapa Milan bisa menang setelak itu di saat Arsenal lebih mendominasi penguasaan bola adalah kedisiplinan lini belakang mereka. Terima kasih kepada kelugasan Phillipe Mexes dan Thiago Silva juga penampilan apik kiper Christian Abbiati yang mampu mencegah Robin Van Persie mencetak gol.
“Kami akan menikmati kemenangan ini dan akan berpikir soal Cesena mulai esok. Kami hidup dan memainkan sepak bola yang bagus. Kami senang dengan diri kami,” cetus pria berumur 67 tahun tersebut.
Milan akan melakoni laga berikutnya dengan melawat ke kandang Cesena pada Minggu (16/2/2012) lusa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar